Skip to main content

Posts

Sepi dan Sendiri

aku tidak suka sepi. tidak suka sendiri. waktu berlalu begitu lama ingatan-ingatan masa lalu datang menghujam tidak banyak senangnya masa lalu yang kelam kemudian dia datang gadis kecil teramat lugu takut untuk ini itu ah, kenapa harus tumbuh? dunia ini mengerikan tetapi banyak lucunya jati diri, religi, dan hati kau siapa? apa kau sudah benar? alim katanya? tunggu, dia siapa? pacar kau bukan? hei itu masa lalu siapa? biarlah, jangan kau ganggu ah lihat, sedang apa aku ini meracau lagi, dan lagi. pasti gara-gara sepi dan sendiri bilang padanya, aku benci.

Budak Mereka

Malam ini dia hanya ingin terlelap dengan nyenyak dalam sunyi sepi malam. Meletakkan segala penat dan pikirannya sejenak, sebelum esok mereka kembali memenuhi isi kepala. Malam ini dia hanya ingin tidur pulas, karena mungkin esok mereka tidak memberi kesempatan padanya untuk sedikit saja terpejam.

Pantas

Ternyata dia lebih kuat dari yang pernah ku bayangkan. Lebih tegar dari yang pernah ku pikirkan. Perlu sesekali aku memuji dirinya, yang entah sudah berapa lama aku justru lebih sering merendahkannya, tidak memercayainnya. Sesekali aku berhak untuk bangga padanya. Pada dia, diriku sendiri.

Listening to..

You were a call that i couldn't put down you stayed in my mind late into the night my dark passenger - Daniela Andrade

Kalem

Kadang kamu hanya butuh menutup telinga rapat-rapat dari perkataa mereka yang mengganggapmu lemah, dari mulut mereka yang tidak percaya bahwa kau mampu melakukannya dari mereka yang meremehkanmu mencibirmu menyalahkan keputusanmu atau apapun yang bisa membuatmu jatuh. Kadang mereka berkata tanpa pernah tahu persis tentangmu tentang bagaimana kondisimu apa yang telah kau perjuangkan dan semua usaha yang telah kau lakukan. Tetap tenang, tetap percaya. Buktikan saja semua dengan hasil bahwa kau bisa, tidak seperti prasangka mereka. Bismillah, tetap Lillahita'ala.