Skip to main content

Sampai Jumpa Lagi, Ramadhan..

Allahu akbar Allahu akbar
Laa ilaaha illallahu Allahu akbar
Allahu Akbar walillaahilham

Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallahu Allahu Akbar..
Tiada kata yang lebih indah, selain menyebut nama-Nya. Tiada pula kalimat yang lebih menyejukkan, selain melantunkan pujian pada-Nya. Duhai, siapa kah lagi yang menyayangimu, mencintaimu, melindungimu, memberi penghidupan padamu, melimpahkan rahmat bagimu, jika bukan Ia? Yang kasih-Nya tiada batas, dan cinta-Nya tiada dua. Segala puji bagi-Mu, duhai kekasih hati, Allah SWT..

Ya Allah, adalah nikmat tiada tara, Kau pertemukan aku kembali dengan bulan yang suci ini. Tapi begitu cepat rasanya roda waktu berputar. Kini bulan suci-Mu hendak meninggalkan ku. Dan entah akan kah Kau pertemukan aku dengan Ramadhan-Mu kembali. Satu pinta ku, kiranya Kau berkenan memberi ku umur untuk dapat kembali bertasbih, beribadah, bersujud pada-Mu di Ramadhan tahun depan lagi..

Ya Rabb, begitu banyak dosa yang telah ku lakukan. Kulanggar perintah-Mu, kudekati larangan-Mu. Akulah hamba-Mu yang hina. Akulah hamba-Mu yang nista. Tapi tiada pernah Kau kurangi kasih-Mu padaku. Tiada pernah Kau kurangi cinta-Mu padaku, seolah tiada pernah Kau peduli dosaku yang menggunung. Kau beri aku kesehatan. Kau beri aku hidup yang layak. Kau beri aku keluarga yang penyayang. Kau beri aku rizki tiada kurang. Kau beri aku banyak teman yang baik hatinya. Kau beri lindungi aku. Kau pilihkan jalan yang terbaik untukku. Kau wujudkan semua inginku. Kau yanh selalu ada untukku. Maka kekasih yang manakah yang bisa melakukan sebaik Engkau, Ya Allah? Sedang hamba seringkali lupa padaMu. Astaghfirullah, masih adakah pintu tobat-Mu untukku?

Ya Rabb, ampunilah aku. Segala dosa dan khilafku. Allah, ampunilah aku, ampunilah aku..

Semoga Engkau beri aku, keluargaku, dan hamba-hamba-Mu kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan-Mu. Untuk memperbaiki apa yg seharusnya kami perbaiki. Untuk menebus apa yang sepantasnya ditebus. Untuk melaksanakan, apa yamg selayaknya dilaksanakan. Untuk hidup bermanfaat, bermakna, penuh cinta kasih pada-Mu, dan senantiasa menjadi hamba-Mu yang Engkau terangi dengan nur hidayah-Mu..

Terimakasih untuk anugerah termahal yang telah Kau beri padaku. Anugerah Islam dan Iman. Maka perkenankanlah agar Islam dan Iman ini tetap di dalam hati hingga akhir hayat nanti..



Malam 1 Syawal 1436 H,
Hamba-Mu yang selalu Kau bahagiakan.

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Ekspektasi

21 tahun aku hidup. Dan nggak ada satu tahun pun terlewatkan tanpa Tuhan kasih pelajaran berharga buat aku. Bisa lewat sesuatu yang menyenangkan, bisa juga yang bikin sedih dan capek, like, “God, enough..” Tapi nyatanya Tuhan nggak pernah berhenti kasih pelajaran. Adaa aja sesuatu yang unpredictable yang Tuhan kasih. Suka becanda emang. Tapi ya balik lagi. Toh pada akhirnya selalu ada hal baik yang bisa dipetik. Dan kali ini, Tuhan banyak ngajarin (kali ini dengan mendalam) tentang ekspektasi. Bukan kata yang asing buat aku. Sering digunakan, tapi nggak pernah dapetin maknanya sampe sedalem ini.   Ber-ekspektasi, sesuatu yang seringkali kita ga sadar ngelakuinnya. Beruntung kalau sebanding dengan realita, sangat berpotensi bikin kecewa kalau yang terjadi justru sebaliknya. Aku pernah mempersoalkan apa yang Tuhan berikan dalam hidupku. Atau bisa jadi sering. Jelas aku punya ekspektasi yang baik untuk hidupku. Aku pengen nilai ku selalu bagus, semua kegiatanku lancar, semua o...

Listening to..

You were a call that i couldn't put down you stayed in my mind late into the night my dark passenger - Daniela Andrade