Skip to main content

#Day26: Sudah Kuputuskan

Sudah kuputuskan. Aku tidak akan melanjutkan bahasanku tentang cinta. Aku baru sadar, aku tidak ahli dalam bahasan cinta. Lebih sering "bodo amat" daripada terus mengikuti perasaan yang nantinya berakhir semburat. Lebih banyak diam, tenggelam berasama sibuknya kegiatan, daripada sibuk memikirkan kata orang. Toh pada akhirnya Tuhan yang menentukan. Tuhan yang memberi jalan. Tuhan yang atur waktunya. Bukan, bukan berarti aku menyepelekan. Jelas aku berharap, sama seperti yang lainnya. Tapi bagaimana bisa Tuhan memberiku yang baik jika aku terlampau buruk?
Ah sudahlah, bahasan cinta terlalu berat. Kau tanyakan saja pada pujangga di ujung jalan sana.

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Ekspektasi

21 tahun aku hidup. Dan nggak ada satu tahun pun terlewatkan tanpa Tuhan kasih pelajaran berharga buat aku. Bisa lewat sesuatu yang menyenangkan, bisa juga yang bikin sedih dan capek, like, “God, enough..” Tapi nyatanya Tuhan nggak pernah berhenti kasih pelajaran. Adaa aja sesuatu yang unpredictable yang Tuhan kasih. Suka becanda emang. Tapi ya balik lagi. Toh pada akhirnya selalu ada hal baik yang bisa dipetik. Dan kali ini, Tuhan banyak ngajarin (kali ini dengan mendalam) tentang ekspektasi. Bukan kata yang asing buat aku. Sering digunakan, tapi nggak pernah dapetin maknanya sampe sedalem ini.   Ber-ekspektasi, sesuatu yang seringkali kita ga sadar ngelakuinnya. Beruntung kalau sebanding dengan realita, sangat berpotensi bikin kecewa kalau yang terjadi justru sebaliknya. Aku pernah mempersoalkan apa yang Tuhan berikan dalam hidupku. Atau bisa jadi sering. Jelas aku punya ekspektasi yang baik untuk hidupku. Aku pengen nilai ku selalu bagus, semua kegiatanku lancar, semua o...

Listening to..

You were a call that i couldn't put down you stayed in my mind late into the night my dark passenger - Daniela Andrade