Skip to main content

#Day9: Dialog

"Hei, sedang apa?"
"Tidak ada."
"Tadi kau melamun. Sedang memikirkan sesuatu?"
"Tidak."
"Ayolah, kau pasti sedang memikirkan sesuatu."
"Darimana kau tahu?"
"Matamu tidak bisa membohongiku."
"Baiklah. Menurutmu, haruskah kita bertahan untuk sesuatu yang tidak kita sukai?"
"Tentu saja tidak. Untuk apa? Lebih baik mencari sesuatu lainnya yang kita sukai, bukan?"
"Menurutmu, mengapa seseorang bertahan untuk sesuatu yang tidak dia sukai?"
"Mmm.. Mungkin ada sesuatu yang memang tidak bisa ia tinggalkan disana. Entah tanggung jawab, atau apapun lainnya."
"Baiklah.."
"Kenapa kau menanyakannya?"
"Kalau ku jawab, apakah kau akan marah?"
"Mmm tidak."
"Aku tidak menyukai keberadaanku disini."
"Lalu mengapa kau masih bertahan?"
"Seperti katamu, ada sesuatu yang tak bisa kutinggalkan."
"Apa?"
"Dirimu.."

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Ekspektasi

21 tahun aku hidup. Dan nggak ada satu tahun pun terlewatkan tanpa Tuhan kasih pelajaran berharga buat aku. Bisa lewat sesuatu yang menyenangkan, bisa juga yang bikin sedih dan capek, like, “God, enough..” Tapi nyatanya Tuhan nggak pernah berhenti kasih pelajaran. Adaa aja sesuatu yang unpredictable yang Tuhan kasih. Suka becanda emang. Tapi ya balik lagi. Toh pada akhirnya selalu ada hal baik yang bisa dipetik. Dan kali ini, Tuhan banyak ngajarin (kali ini dengan mendalam) tentang ekspektasi. Bukan kata yang asing buat aku. Sering digunakan, tapi nggak pernah dapetin maknanya sampe sedalem ini.   Ber-ekspektasi, sesuatu yang seringkali kita ga sadar ngelakuinnya. Beruntung kalau sebanding dengan realita, sangat berpotensi bikin kecewa kalau yang terjadi justru sebaliknya. Aku pernah mempersoalkan apa yang Tuhan berikan dalam hidupku. Atau bisa jadi sering. Jelas aku punya ekspektasi yang baik untuk hidupku. Aku pengen nilai ku selalu bagus, semua kegiatanku lancar, semua o...

Listening to..

You were a call that i couldn't put down you stayed in my mind late into the night my dark passenger - Daniela Andrade